MAKANAN PADAT YANG TEPAT SESUAI USIA ANAK

baby makan wolipopAnda mungkin pernah mendengar anjuran untuk memberikan buah pisang yang dihaluskan kepada bayi yang baru lahir, sesudah bayi di bawa pulang dari rumah sakit bersalin atau rumah sakit. Alasannya, hal ini sudah dilakukan secara turun temurun dan bayinya sehat-sehat saja. Atau menyuapkan nasi goreng kepada bayi yang belum berumur satu tahun, yang berakibat bayi menderita perut kembung.

Menurut para ahli kesehatan atau dokter spesialis anak, kita baru boleh memperkenalkan atau memberikan makanan padat kepada bayi jika bayi sudah berusia 4 bulan dan sudah bisa mengangkat kepalanya dengan tegak. selain itu, yang juga harus diperhatikan adalah kemungkinan alergi. Menurut para ahli, sekitar 6% anak mengembangkan alergi makanan sebelum ulang tahun ke-2. Untuk mengurangi risiko ini, tunggu sampai bayi anda berusia 8 bulan untuk memberikan makanan gandum. 1 tahun untuk memberikan telur dan susu sapi, susu sari kedelai, strawberry atau ikan. Produk kacang-kacangan (nuf) baru boleh diberikan pada saat anak berusia 2 tahun.

Jika anda mempunyai riwayat keluarga alergi makanan, asma, atau alergi saluran pernapasan, jangan memberikan makanan padat kepada bayi sebelum bayi anda berusia 6 bulan. Jangan memberikan produk susu sampai anak mencapai usia 1 tahun, telor sampai anak mencapai usia 2, dan kacang-kacangan – nut, kacang tanah, dan ikan sampai anak mencapai usia 3 tahun.

Berikut makanan padat yang boleh diperkenalkan sesuai usia anak beserta jumlahnya :

–          Umur 4 sampai 6 bulan : mulai memperkenalkan serealia dari beras. Selain berkemungkinan paling kecil menyebabkan alergi, juga merupakan sumber zat besi yang baik.

  • Cara memberikan : campur 1 sendok makan ASI atau susu formula. Anda bisa membuat serelia itu lebih kental dengan porsi yang lebih besar secara bertahap. Berikan 1 atau 2 kali sehari sebagai tambahan makanannya – dietnya – yang biasa. Mulai dengan memberikannya di pagi hari, di saat bayi biasanya lebih rileks. Tunggu sampai 4 hari sebelum memperkenalkan padi – padian lainnya seperti barley. Cara ini bisa membantu anda mengenali alergi.

–          Umur 4 sampai 8 bulan : perkenalkan buah – buahan dan sayuran sebelum atau sesudah serealia pada setiap kali makan. Coba berbagai jenis sayuran. Mulai dari pea – kacang polong – sampai buah pir. Berikan makanan baru selang beberapa hari sehingga anda dapat mencermati kemungkinan alergi.

  • Cara memberikan : mulai dengan memberikan 2 sampai 3 sendok the sekali sehari. Tingkatkan secara bertahap menjadi 1 sampai 2 sendok makan, 2 atau 3 kali sehari. Perkenalkan sayuran dulu sebelum bayi anda mengembangkan kesukaan pada buah – buahan yang rasanya manis. Jangan memberikan buah jeruk sebelum bayi berusia 1 tahun. Kandungan asam yang tinggi pada buah jeruk dapat menyebabkan gangguan perut.

–          Umur 8 sampai 12 bulan : perkenalkan makanan lembut seperti havermut, ubi jalar yang dihancurkan, yang mudah di makan bayi anda. anak pada usia ini juga memerlukan sumber zat besi tambahan. Coba berikan daging sapi atau kalkun yang di – puree – dihaluskan sampai seperti bubur.

  • Cara memberikan : berikan secara bertahap mulai dari 1 sampai 2 sendok makan makanan lunak dan 2 sendok makan puree daging setiap hari. Perlu diingat, bayi bisa kewalahan menerima terlalu banyak makanan. Jadi berikan 2 atau 3 makanan sekali waktu. Untuk membuat anak anda tertarik, coba letakkan sedikit makanan baru di dekat makanan favoritnya.

–          Umur 12 sampai 18 bulan  : berikan finger foods – makanan yang bisa di pegang. Bayi anda sudah mengembangkan kemampuan mengenggam yang baik dan ingin mencoba memberi makan kepada dirinya sendiri. Berikan pasta yang sudah di masak, buah lunak, dan serelia kering.

  • Cara memberikan : satu atau 2 finger food (masing-masing sekitar 1 sampai 2 sendok makan) pada setiap kali makan selain beberapa porsi makanan di atas. Buat irisan yang lebarnya ½ dari jari kelingking anak anda. Teruskan menyuapinya dengan sendok untuk memastikan dia makan cukup setiap kali makan.

–          Umur 12 sampai 24 bulan : jika anda tidak memberikan ASI atau susu formula pada bayi anda, pastikan bayi anda mendapatkan semua kalori dan nutrient yang diperlukannya dengan menawarkan berbagai jenis makanan sehat.

  • Cara memberikan : total porsi perhari adalah sebagai berikut : 4 porsi padi-padian atau sama dengan ½ iris roti, ¼ sampai ½ cup serelia atau pasta.
  • 4 porsi buah/sayuran : 1 sampai 2 sendok makan atau sekitar 80 cc jus
  • 2 porsi protein : 1 ons daging atau 1 butir telur
  • 4 porsi produk susu : 113 cc sampai 170 cc susu penuh – whole milk, 1/3 cup yogurt, atau 1/3 ons keju.

Bujuk anak anda untuk makan berbagai jenis makanan dengan selalu memberikan makanan dengan tekstur, warna dan cita rasa yang bebeda pada saat makan.

 

sumber gambar : wolipop detik.com

Belajar berbisnis bersama d'BC Network!
Jaringan independent consultant Oriflame yang sudah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online!

Isi Formulir di Bawah Ini Sekarang Juga!

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN

Comments are closed.