MENGAPA ANAK MENGALAMI DOWN SYNDROME?

Manusia umumnya memiliki 23 pasang kromosom atau total berjumlah 46. Tetapi, adakalanya terjadi penyimpangan, di mana jumlah kromosom lebih banyak dari seharusnya. Biasanya muncul 47 buah kromosom karena satu pasang terdiri dari 3 kromosom (3 untai yang seharusnya 2).

Kelebihan kromosom itu menyebabkan gangguan dalam perkembangan tubuh. Kelebihan kromosom ini ditemukan pertama kali pada tahun 1866 oleh Dr. John Langdon Haydown Down. Awalnya ia melihat kekhususan fisik pada anak, terutama pada raut muka bayi yang terkena kelainan ini. Seperti, wajah yang sayu, mata menyipit, dan pada sebagian anak, bahkan ada kecenderungan memiliki lidah lebih lebar. Ia menelitinya dan menemukan kelebihan kromosom tersebut, yang akhirnya dinamakan sesuai namanya : kromosom 21 Down Sindrome.

Apa Yang Dapat Anda Lakukan?

Pertama, hindari memiliki anak Down Syndrome dengan cara menghindari hamil di usia di atas 40 thun.

Kedua,saat kehamilan di usia reproduktif-terapkan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, tidak minum minuman keras, pola makan tidak sehat.

Ketiga, bila memilikinya terimalah dengan ikhlas. Bila orang tua ikhlas, akan dapat menerima dan merawatnya dengan sabar, serta mengupayakan yang terbaik untuknya.

Keempat, carilah informasi sebanyak dan selengkap mungkin. Selain dari dokter, informasii soal perawatan dan pendidikan yang tepat, anak pun dapat tumbuh dan belajar mandiri.

Kelima, selain perawatan dokter, juga berikan pendidikan di sekolah khusus. Mungkin seiring pertambahan usia dan kemampuannya, dapat direkomendasikan kesekolah biasa. Tentu saja lihat dulu kesiapan mentalnya.

Keenam, tetap ajarkan hidup mandiri melalui hal-hal sederhana seperti mandi, makan, merapikan kamarnya sendiri. Lambat laun ia akan terbiasa dan dapat melakukannya engan baik

Bayi yang terlahir dengan Down Sydrome, biasanya mempunyai masalah keterbelakang mental. Sehingga, akan tumbuh menjadi anak yang memiliki kesulitan belajar. Pada saat bayi, kemungkinan mengalami keterlambatan bicara, berjalan dan memahami sesuatu. Mereka juga mudah terkena penyakit infeksi.

Bila di tengah keluarga ada yang megalaminya, jangan berputus asa. Sebab dengan usaha keras terutama dari orang tua, anak Down Syndrome dapat mengalami hidup mandiri, bahkan bisa bersekolah, berteman, dan menikmati hidup, layaknya anak normal. Memang benar, tantangan terbesar adalah sulitnya bersosialisasi dan diterima lingkungan.

 

Belajar berbisnis bersama d'BC Network!
Jaringan independent consultant Oriflame yang sudah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online!

Isi Formulir di Bawah Ini Sekarang Juga!

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN

Comments are closed.