Mengenal Diabetes Pada Masa Kehamilan

Mengenal Diabetes Pada Masa KehamilanDiabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang terjadi hanya pada wanita hamil dan hingga kini masih mengundang banyak peneliti untuk mengungkap lebih banyak fakta. Diabetes tipe ini terjadi ketika seorang wanita yang sedang hamil mendadak menunjukkan tingkat gula darah yang sangat tinggi, terutama pada masa kehamilan trimester ketiga, padahal wanita tersebut memiliki kandungan gula darah yang normal sebelum hamil. Diabetes tipe ini jarang ditemui sehingga ilmuwan masih kesulitan mencari tahu apakah hal ini normal terjadi. Walaupun masih menimbulkan banyak pertanyaan, diabetes gestasional tetaplah merupakan kondisi yang berbahaya bila tidak diobati dan dapat mendatangkan resiko kesehatan baik bagi si ibu maupun bayinya. Faktor resiko untuk diabetes gestasional adalah kegemukan, usia pada saat usia hamil yang melewati 35 tahun, faktor keturunan terutama bila ada orang tua yang sebelumnya menderita diabetes mellitus, sejarah kehamilan sebelumnya yang tidak begitu baik serta sejarah penyakit seperti kista pada rahim.

Resiko Diabetes Gestasional Pada Ibu dan Bayi

Ibu hamil yang mengalami diabetes gestasional beresiko mengalami berbagai kondisi seperti:

  1. Resiko terserang diabetes mellitus bahkan diabetes tipe 1 (walaupun lebih langka) setelah masa kehamilan usai walaupun kadar gula darahnya sebelum hamil tidak tinggi dan tidak menunjukkan resiko kenaikan.
  2. Resiko mengalami pre-eklamsia atau hipertensi pada masa kehamilan serta mendapat kemungkinan lebih tinggi untuk melakukan persalinan dengan bedah Caesar.

Untuk bayi, kondisi diabetes gestasional pada sang ibu dapat menyebabkan berbagai kondisi kesehatan, seperti:

  1. Resiko mengalami kondisi ketidakseimbangan kimiawi bahkan kelainan yang membuat bayi harus dirawat di ruang unit gawat darurat khusus bayi baru lahir.
  2. Resiko mengalami berbagai kondisi seperti kondisi kadar gula darah yang rendah atau hipoglikemia, kulit yang menguning serta massa sel darah merah yang terlalu tinggi (polikitemia).
  3. Bila si bayi selamat dan tumbuh dewasa, ia akan memiliki resiko lebih besar untuk terserang obesitas atau mengalami diabetes tipe 2 (diabetes mellitus).

Bahkan bila sang ibu menyadari kondisinya lebih awal dan menerapkan pola makan sehat serta pengobatan untuk kondisi diabetesnya, bayinya tetap masih terekspos pada resiko seperti berat badan pasca kelahiran yang terlalu rendah serta kemungkinan lahir secara prematur terutama pada bayi yang berjenis kelamin laki-laki. Bagaimanapun, mengingat resiko kesehatan yang dapat timbul pada bayi ketika ia beranjak dewasa, tetap tidak ada salahnya bagi ibu hamil untuk mempersiapkan adanya kemungkinan tersebut sehingga dapat menyadari keadaannya lebih cepat. Sama seperti jenis diabetes yang umum, mengadopsi pola hidup dan makan yang sehat pada saat sebelum dan selama kehamilan dapat berpotensi mengurangi efek buruk dari diabetes gestasional. Karena kondisi fisik serta kebutuhan nutrisi ibu hamil berbeda dengan orang biasa, pengaturan pola makan serta olah fisik sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

Belajar berbisnis bersama d'BC Network!
Jaringan independent consultant Oriflame yang sudah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online!

Isi Formulir di Bawah Ini Sekarang Juga!

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN

Comments are closed.