RADIKAL BEBAS PENYEBAB PENUAAN DINI

rokok
Salah satu teori tentang penuaan dini yang sangat populer adalah radikal bebas. Radikal bebas bisa dilukiskan sebagai molekul tanpa pasangan alias jomblo, sehingga teramat reaktif dan merusak sel tubuh kita. Kerusakan yang ditimbulkan sampai ke tingkat DNA sehingga memicu timbulnya berbagai penyakit.

Ketika sel-sel dalam tubuh kita menjadi radikal, reaktivitasnya akan menyebabkan kerusakan sel. Selanjutnya sel-sel tersebut terus memproduksi radikal bebas dan kerusakan yang konstan, bahkan sampai terjadi kematian sel. Kerusakan serta matinya sel-sel itulah yang mewujud dalam kondisi penuaan pada tubuh. Penuaan dini akibat molekul reaktif tersebut tak sekedar penampilan seseorang yang tampak lebih tua dari usianya, kulit keriput, rambut memutih dan sejenisnya. Lebih dari itu, berbagai fungsi organ tubuh juga ikut menua atau mengalami kemunduran fungsi.

  • Efek Domino

Sebetulnya radikal bebas memang secara alami terbentuk di dalam tubuh kitan karena itu merupakan produk sampingan dari fungsi normal sel. Jumlah radikal bebas yang diproduksi setiap hari tidaklah sama.Polusi udara, makanan tak sehat yang kita konsumsi dan aktifitas fisik atau berolah raga yang berlebihan, ikut menentukan seberapa banyak radikal bebas yang terbentuk.  Celakanya radikal bebas ini tidak hanya merusak satu sel tapi membentuk efek domino sehingga kerusakan yang terjadi makin meluas. Misalnya, ketika radikal bebas mengoksidasi asam lemak, akan mengubah asam lemak menjadi radikal bebas, yang kemudian merusak asam lemak lainnya. Rantai reaksi ini terjadi sangat cepat.

Ketika kita masih muda,sel-sel tubuh memiliki sistem pertahanan yang dikenal sebagai SOD (superoksida dismutase). Enzim yang merupakan antioksidan ini memang secara alami berada di dalam tubuh untuk menangkal radikal bebas. Seiring bertambahnya usia, enzim SOD tidak lagi bisa bekerja dengan  optimal. Akibatnya  keberadaan radikal bebas jauh lebih kuat dibandingkan dengan kemampuan antioksidan dalam tubuh untuk memeranginya.

  • Stop Merokok

Semakin besarnya kekuatan radikal bebas, semakin besar pula kerusakan sel yang terjadi. Itu sebabnya organ-organ di dalam tubuh semakin rentan dihinggapi penyakit seperti kanker, gangguan jantung, kepikunan karena rusaknya sel-sel di otak, penyakit alzheimer, parkinson dan sebagainya.

Selain radikal bebas di dalm tubuh, kini semakin banyak juga radikal bebas yang menyerang dari lingkungan luar tubuh. Paparan sinar ultraviolet matahari yang berlebihan misalnya, juga merupakan radikal bebas yang berefek pada timbulnya kerusakan oksidatif pada sel-sel kulit. Supaya pasukan antioksidan melawan radikal bebas, tubuh kita perlu mendatangkan antioksidan dari luar yang bisa kita peroleh dari beragam makanan. Yang juga penting yakni  meminimalkan paparan radikal bebas, diantaranya bahan kimia dan racun rokok. karena asap rokok merupakan generator radikal bebas yang sangat aktif. Berhenti merokok akan menjadi lompatan besar untuk mengurangi radikal bebas dan memelihara kesehatan.

 

 

Belajar berbisnis bersama d'BC Network!
Jaringan independent consultant Oriflame yang sudah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online!

Isi Formulir di Bawah Ini Sekarang Juga!

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN

Comments are closed.